Kamis, 18 Februari 2016

Tante Simpananku Minta Ngentot

Namaku Tika saat ini umurku sudah memasuki usia 40 tahun, dengan empat orang anak hasil dari perkawinanku dengan suamiku. Meskipun aku mempunyai seorang suami yang telah mempunyai pekerjaaan tetap tapi aku masih sering kekurangan dalam hal ekonomi, mungkin karena suamiku sering memberi uang belanja yang pas bahkan terkadang kurang untuk memenuhi kebutuhan sebulan.
Karena itu aku menjadi mencari cara untuk memenuhinya, dan aku pilih selingkuh dengan mantan pacarku Halim namanya. Bersamanya aku sering mendapatkan hal yang aku butuhkan, bahkan tidak jarang juga dia memberikan tenaga dan pikirannya di kala aku sedang galau di dalam menghadapi masalah keluargaku. Hingga akupun semakin bersimpati akan sikapnya padaku.
          
Meskipun itu bukan satu-satunya pengalaman selingkuh bagiku, tapi bersamanya aku merasa lebih bergairah bahkan ketika dia berada di luar kota aku sering menjambanginya ke kota tempat asalnya. Selain dengannya aku juga menjalin hubungan gelap dengan seorang pria yang dekat rumahku juga, bersamanya aku sering menerima bantuannya juga karena hanya itu yang aku impikan.
Tapi bersama dengan Halim aku merasakan hal yang beda. Tidak hanya membantu dalam masalah perekonomian, tapi Halim juga sering memberikan kepuasan padaku seperti melakukan adegan dalam cerita ngentot. Bahkan aku melakukannya berulang-ulang kali, namun ada satu kejadian yang membuatku tidak dapat melupakannya hingga saat ini dan mungkin sampai kapanpun.
Cerita Ngentot Di Mobil
kejadian yang sulit untuk aku lupakan adalah ketika aku ikut salah satu rombongan ke tempat pariwisata pantai. Dengan menggunakan satu bus pariwisata kami berangkat dari rumah, bersama dengan teman-teman satu kompleks lingkungan kami. Bus melaju dengan kecepatan sedang membuat kami pada bercanda di dalam bus itu, sehingga tidak terasa kala kami sudah sampai.
Semua pada rame turun dari bus, sedangkan aku menengok ke kanan dan ke kiri mencari Halim. Karena kami sudah janjian untuk bertemu di sini meskipun hanya bisa melihatku dari jauh katanya. Namun aku tidak dapat menemukannya, akhirnya aku bergabung dengan yang lain. Kami main mulai dari naik kuda yang telah tersedia di sana sampai bermain air di pinggir pantai.
Sampai akhirnya aku menerima sms dari Halim, kalau dia berada di tempat parkir yang ada di sini. Akupun menuju ketempatnya dengan alasan pada suamiku sendiri kalau aku harus mengambil tas baju ganti yang ada di dalam bus, suamikupun menggangguk dan akupun segera menuju tempat parkir yang telah di katakan oleh Halim. Sesampainya di sana aku langsung melihat mobil Halim.
Tanpa menunggu lama lagi akupun mendekati  mobil yang terparkir di sana. Dan aku melihat Halim di dalamnya, dia menyuruhku masuk dan segera aku masuk ke dalam mobilnya di jok belakang tepatnya. Begitu aku masuk Halim langsung memeluk tubuhku dengan eratnya, akupun membalasnya karena aku juga merasa begitu kengennya sama dia. Karena selama ini kami tidak lagi bertatap muka.
Paling tidak kami hanya berhubungan via telpon atau BBm saja. Mendengar aku akan berlibur ke kotanya, Halim langsung berinisiatif untuk bertemu denganku, dengan mesranya dia mencium bibirku. Dengan membalasnya semakin liar aku dorong tubuh Halim sambil aku tekan bibirku pada bibirnya, kemudian aku kulum lidah Halim saat itu yang masih terasa kaku bagiku.
Padahal ini bukan pertama kali kami melakukan adegan cerita ngentot. Dengan membuka bajuku satu persatu akhirnya dia dapat menikmati tubuh bugilku. Akupun berbisik pada Halim ” Cepat sayang… aku harus segera balik ke sana… ” Kataku pada Halim dan diapun mengerti. Tanpa membuka baju atasnya dan hanya celana saja yng dia buka langsung saja Halim memasukkan buah zakarnya.
Pada memekku yang sudah siap menerima sodokan kontol Halim. Dia langsung menggerakkan kontolnya serta pinggulnya secara bersamaan dan membuat aku terbelalak menikmatinya ” OOouugghh… terus…. sa… yang… aaaagghhhh… aaaaaaagghhh… oooouuugghhhh… ” Begitu nikmat aku rasa kontol Halim dalam memekku. Dengan menggoyangkan pinggulku.
Akupun mencoba mengimbangi goyangan pinggul Halim. Dia hanya menatapku sambil terus bergoyang kini tangannya meremas tetek padatku dengan kerasnya, bahkan aku merasa sakit juga pada tetekku itu ” OOouuugghh… pelan sayang… aaaagghhhh…. ” Halim mengerti karena saat itulah dia meremas dengan lembutnya tetekku, beda dengan yang pertama tadi.
Tapi goyangan pinggulnya semakin cepat dan keras bahkan sampai menghentakkan kontolnya, hingga sampai terasa pada  dinding memekku. Bahkan aku sampai merasa begitu bergetar rasanya ” OOuugghhhh…. oooouuugggggghhh… ooouuugghh… aaaagghhh… aaaaaggghhhh… ” Aku terus mendesah, merasakan nikmatnya adegan cerita ngentot ini aku belai tubuh Halim.
Tidak berapa lama kemudian dia mengejang dan menengadahkan kepalanya, bahkan sampai-sampai kejedot kepalanya pada atap mobil. Dia menekan dalam kontolnya pada memekku dan meluberkansesuatu yang hangat dalam memekku, terasa hangat sekali dan memekku tidak mampu menampungnya hingga meleleh terus sampai pada selangkanganku hingga basah semuanya saat itu.
Seperti adegan dalam cerita ngentot akupun memeluk tubuh bugil Halim dengan mesranya. Begitupun dia membalas semakin mesra pelukanku, diapun bilang dengan mesranya padaku ” Nanti aku hubungi kamu lagi ya… ” Aku hanya mengangguk pelan dan memainkan tanganku untuk meraba dada bidangnya yang di tumbuhi banyak bulu halus, beda dengan tubuh suamiku.
Kemudian segera aku pergi dari dalam mobil setelah sebelumnya aku merapikan dulu pakaiankku, dan berlagak seperti tidak terjadi apa-apa padaku. Padahal dalam hati aku begitu puas dengan permainan Halim tadi, tapi mau gimana lagi kalau aku harus berpisah dengannya sebelum ada yang melihat perbuatan kami, namun aku salah karena dari jauh sana ada mata yang mengintai kami tadi.

Related Posts

Tante Simpananku Minta Ngentot
4/ 5
Oleh